Pengertian Cuci Tangan Menurut WHO

Selamat datang, Pembaca Setia!

Halo Pembaca Setia, dalam kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai pengertian cuci tangan menurut World Health Organization (WHO). Sebagai lembaga yang berperan penting dalam kesehatan dunia, WHO telah mengeluarkan panduan tentang pentingnya mencuci tangan. Cuci tangan merupakan kegiatan yang sederhana namun memiliki dampak besar dalam mencegah penyebaran penyakit. Dalam artikel ini, kita akan mengetahui lebih lanjut tentang pengertian cuci tangan menurut WHO dan mengapa penting untuk melakukan tindakan ini.

Pendahuluan

Cuci tangan adalah suatu kegiatan menggosokkan tangan dengan air dan sabun untuk membersihkan kotoran serta kuman yang mungkin ada pada tangan. WHO merekomendasikan agar cuci tangan dilakukan dengan durasi minimal 20 detik. Hal ini penting dilakukan karena tangan merupakan salah satu media yang paling sering digunakan untuk menyentuh permukaan lingkungan. Sehingga, jika tidak dibersihkan dengan baik, tangan dapat menjadi media penyebaran kuman dan penyakit.

Pentingnya cuci tangan terkait dengan peran tangan dalam penyebaran penyakit. Tangan kita sering kali tanpa disadari menyentuh berbagai objek seperti gagang pintu, telepon, uang, atau benda-benda lainnya. Benda-benda ini bisa jadi terkontaminasi oleh kuman yang dapat menyebabkan penyakit. Oleh karena itu, cuci tangan menjadi prosedur penting untuk mencegah penyakit menular.

Meskipun terlihat sederhana, cuci tangan dengan menggunakan sabun dan air dapat membunuh kuman dan melindungi kita dari beragam penyakit. Selain itu, WHO juga merekomendasikan penggunaan hand sanitizer berbasis alkohol saat tidak tersedia air dan sabun. Penggunaan hand sanitizer ini bisa menjadi alternatif yang efektif dalam melindungi tangan dari kuman.

Tidak hanya itu, cuci tangan juga memiliki peran dalam menjaga kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Dalam situasi wabah penyakit, seperti yang sedang kita hadapi saat ini dengan COVID-19, cuci tangan menjadi salah satu langkah pencegahan yang paling efektif. Dengan mencuci tangan secara rutin, kita dapat membantu memutus rantai penyebaran penyakit dan melindungi diri sendiri serta orang-orang di sekitar kita.

Baca Juga  Pengertian Blus: Pakaian Wanita yang Elegan dan Feminin

WHO membagi pengertian cuci tangan menjadi dua hal yang perlu diperhatikan, yaitu teknik serta waktu yang diperlukan dalam melakukannya. [emoji] Teknik cuci tangan yang benar meliputi langkah-langkah berikut:

1. Basahi Tangan dengan Air Bersih

Langkah pertama dalam cuci tangan yaitu membasahi tangan dengan air bersih yang mengalir. Pastikan untuk membilas seluruh permukaan tangan agar kotoran dan kuman dapat terangkat secara efektif.

2. Gunakan Sabun dan Gosok Tangan

Setelah tangan basah, aplikasikan sabun yang cukup dan gosokkan tangan secara merata. Pastikan untuk membersihkan seluruh permukaan tangan, termasuk punggung tangan, sela-sela jari, dan daerah di bawah kuku.

3. Gosok Tangan dengan Menggunakan Teknik yang Benar

Gunakan teknik yang benar dalam menggosok tangan. Gosok tangan dengan saling melingkar, mencuci punggung tangan, sela-sela jari, dan area di bawah kuku selama minimal 20 detik.

4. Bilas Tangan dengan Air Bersih

Setelah digosok dengan sabun, bilas tangan dengan air bersih yang mengalir hingga bersih dari sabun dan kuman.

5. Keringkan Tangan dengan Handuk Bersih atau Hand Dryer

Setelah tangan selesai dibilas, keringkan tangan dengan menggunakan handuk bersih atau hand dryer. Pastikan tangan benar-benar kering untuk mengurangi risiko kontaminasi ulang.

Poin-poin di atas adalah panduan umum dalam teknik cuci tangan menurut WHO. Namun, penting juga untuk memperhatikan waktu yang diperlukan dalam melakukan tindakan ini. WHO merekomendasikan agar cuci tangan dilakukan minimal selama 20 detik atau setara dengan menyanyikan lagu “Happy Birthday” dua kali.

Kelebihan Cuci Tangan Menurut WHO

Melakukan cuci tangan menurut panduan WHO memiliki beberapa kelebihan yang perlu kita ketahui. Pertama, cuci tangan dapat membantu membunuh kuman yang menempel pada tangan. Tanpa disadari, tangan kita sering kali menyentuh berbagai permukaan yang mungkin terkontaminasi oleh kuman penyebab penyakit. Dengan mencuci tangan secara rutin, kita dapat membunuh dan menghilangkan kuman tersebut sehingga mencegah penyebaran penyakit.

Baca Juga  Pengertian Buket: Simbol Cinta dan Kecantikan dalam Karangan Bunga

Kedua, cuci tangan juga dapat menjaga kebersihan dan kesehatan pribadi. Dengan membersihkan kotoran dan kuman yang menempel pada tangan, kita dapat mengurangi risiko terkena penyakit. Hal ini berlaku terutama ketika kita akan menyentuh makanan atau memasukkan tangan ke mulut. Dengan tangan yang bersih, kita dapat mencegah kontaminasi makanan dan mencegah risiko sakit perut atau penyakit lainnya.

Kelebihan lainnya adalah cuci tangan dapat melindungi orang lain di sekitar kita. Ketika kita tidak mencuci tangan dengan baik dan menyentuh berbagai objek, kuman bisa menempel pada tangan kita dan kita bisa menjadi sumber penyebaran penyakit. Dengan melakukan cuci tangan secara rutin, kita dapat mencegah penularan penyakit kepada orang lain, terutama mereka yang rentan seperti anak-anak atau orang tua.

Kelebihan lain yang penting adalah cuci tangan merupakan langkah pencegahan yang murah dan mudah dilakukan. Kegiatan ini tidak membutuhkan biaya yang besar atau peralatan khusus. Hanya dengan air bersih, sabun, dan waktu yang cukup, kita sudah dapat melindungi diri dari berbagai penyakit. Dalam situasi tertentu di mana tidak ada air dan sabun, WHO merekomendasikan penggunaan hand sanitizer berbasis alkohol sebagai alternatif yang efektif.

Cuci tangan juga dapat membantu mencegah penyebaran wabah penyakit yang sedang terjadi. Dalam situasi seperti saat ini dengan adanya pandemi COVID-19, cuci tangan menjadi salah satu langkah penting untuk melindungi diri dan masyarakat. Dengan mencuci tangan sesuai dengan panduan WHO, kita dapat membantu memutus rantai penyebaran virus dan mengendalikan penyebaran penyakit tersebut.

Terakhir, kelebihan penting dari cuci tangan adalah bahwa tindakan ini dapat dilakukan oleh siapa pun dan di mana pun. Cuci tangan dapat dilakukan oleh siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Kegiatan ini dapat dilakukan di berbagai tempat seperti rumah, kantor, sekolah, atau tempat umum lainnya. Dengan demikian, kita dapat melakukannya dengan mudah dan tanpa batasan ruang dan waktu.

Baca Juga  Pengertian Depresi Menurut Para Ahli: Membongkar Tabir Kendala Mental Dunia

Selain kelebihan, ada pula kekurangan yang perlu kita ketahui mengenai pengertian cuci tangan menurut WHO.

Kekurangan Cuci Tangan Menurut WHO

Meskipun memiliki banyak kelebihan, cuci tangan juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu kita perhatikan. Pertama, kebiasaan mencuci tangan belum menjadi bagian dari budaya masyarakat di beberapa negara. Banyak orang yang belum menyadari betapa pentingnya mencuci tangan secara rutin dan dengan teknik yang benar. Hal ini menjadi tantangan bagi lembaga seperti WHO dalam meningkatkan kesadaran dan mengubah perilaku masyarakat terkait cuci tangan.

Kekurangan lainnya adalah dalam situasi di mana sumber air bersih tidak tersedia atau terbatas, sulit bagi masyarakat untuk melaksanakan cuci tangan yang optimal. Terutama di daerah pedesaan atau daerah terpencil, akses terhadap air bersih sering menjadi kendala dalam menjaga kebersihan tangan. Selain itu, ada juga masyarakat yang tidak mampu membeli sabun atau hand sanitizer, hal ini menjadi hambatan dalam melaksanakan cuci tangan secara optimal.

Dalam beberapa kasus, kebiasaan mencuci tangan yang tidak benar juga dapat menjadi kekurangan. Beberapa orang mungkin hanya mencuci tangan dengan air tanpa menggunakan sabun, atau tidak melakukannya dengan durasi yang cukup lama. Hal ini dapat mengurangi efektivitas dalam membersihkan tangan dari kuman. Oleh karena itu, edukasi dan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mencuci tangan yang benar perlu terus dilakukan.

Kelebihan dan kekurangan yang telah disebutkan sebelumnya, harus menjadi bahan pertimbangan kita dalam menjaga kesehatan dan kebersihan tangan. Dalam situasi pandemi COVID-19, WHO sangat menganjurkan dan mengedukasi masyarakat untuk melaksanakan cuci tangan secara rutin dan dengan teknik yang benar. Dalam tabel berikut, kita akan melihat informasi lengkap mengenai pengertian cuci tangan menurut WHO.